Fenomena Membanjirnya Produk China di Indonesia

produk chinaHampir tidak ada jenis barang yang beredar di Indonesia tanpa mendapatkan persaingan dari produk China. Tidak percaya? Buktikan saja ketika Anda mengunjungi toko elektronik. Hampir setiap varian barang terdapat produk China. Sebut saja DVD, televisi China, motor, HP China dan yang terbaru iphone China.

Tidak hanya di Indonesia, produk China juga menyebar ke beberapa negara tetangga. Tingginya nilai ekspor China membuat negara ini menduduki peringkat keempat sebagai negara terbesar dalam bidang perdagangan. China melempar produknya dengan harga yang sangat murah dibandingkan harga barang-barang produksi lokal ataupun produk impor lainnya. Faktor harga inilah yang membuat peredaran barang produk China meluas di Indonesia.

Indonesia sendiri merupakan pasar yang potensial karena memiliki jumlah penduduk yang banyak. Tingkat perekonomian masyarakat Indonesia yang rata-rata berada di kelas menengah ke bawah dengan daya beli rendah juga membuat produk China laku keras. Selain itu, produk China juga mempunyai kualitas cukup, sebanding dengan harganya sehingga membuatnya laku keras di pasaran.

Namun tidak semua kualitas produk tersebut memang diandalkan. Produk berupa makanan misalnya, beberapa waktu lalu sempat dilarang edar karena mempunyai kandungan bahan berbahaya. Selain itu, beberapa produk China seperti sandal ataupun pakaian mempunyai dampak buruk jika dipakai seperti penyakit kulit ataupun infeksi. Namun sejauh ini, sekalipun produk China ini mempunyai dampak yang merugikan namun tetap diburu oleh masyarakat.

Rendahnya harga produk China ini disebabkan oleh nilai tukar mata uang Yuan yang sangat rendah terhadap dolar Amerika Serikat. China sendiri yang mematok nilai tukar uangnya agar rendah, hal ini terjadi sejak tahun 1994. Dunia menekan China yang melakukan strategi ini, karena dengan nilai tukar rendah, maka hampir semua produk yang diproduksi dan diimpor dari China akan memiliki harga miring. Selain faktor nilai tukar, China juga merupakan negara yang produktif. Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak, pemerintah berhasil menggalakan peran Usaha Kecil dan Menengah yang di negara bersangkutan disebut dengan Township and Village Enterprises (TVEs). TVEs inilah yang memproduksi barang-barang tersebut, cukup untuk membuat negara tersebut tumbuh dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata 7%.

Salah satu produk China yang beredar di pasar serta laku keras ada HP China merk Nexian. Hp China ini memiliki fitur hampir yang lengkap. Dibandingkan produk buatan Jepang ataupun Kanada sejenis Blackberry, Nexia memiliki fitur yang hampir sama namun dengan harga yang jauh lebih murah. Kelebihan inilah yang dimanfaatkan China, sehingga hampir sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan handphone jenis ini sekarang. Bukan hanya HP, China juga melakukan terobosan dengan menciptakan iphone China. Iphone sendiri merupakan produk asli Amerika Serikat dengan harga 8 juta sementara iphone China hanya seharga 1,8 juta. Jelas sekali mana yang akan dipilih rakyat kecil, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>